“MENGUNJUNGI TEMAN YANG SAKIT”
Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kupang Tengah, yang didirikan oleh pemerintah di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah-Kabupaten Kupang merupakan tempat di mana kami seluruh murid dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Kupang Tengah bersekolah. Ada 7 rombongan belajar yaitu kelas X IPA, X IPS, XI IPA, XI IPS1, XI IPS2, XII IPA dan XII IPS.
Di suatu pagi tepatnya pukul 07.15 WITA, bel masuk sekolah dibunyikan oleh salah satu guru piket. Kami semua yang sudah ada dilingkungan sekolah segera berlari menuju lapangan dan berbaris rapi sesuai dengan kelas masing-masing dengan dipimpin oleh salah satu murid yang ditunjuk guru untuk memipin barisan.
Seluruh murid sudah berbaris rapi dan beberapa guru juga ikut berdiri di samping barisan kami, kemudian Kepala Sekolah segera memberikan arahan kepada kami sebelum memulai kegiatan belajar mengajar pada hari itu. Setelah arahan selesai, kami semua menuju ke kals masing-masing untuk memulai aktivitas belajar mengajar.
Ketika jam pertama dimulai, Ibu Maria Kefi selaku Wali Kelas di kelasnya kami masuk dan mengajar Mata Pelajaran yang pertama. Kami semua mengikuti Pelajaran dengan antusias, mendengar penjelasan serta mengerjakan beberapa hal yang diarahkan oleh Ibu Guru.
Karena begitu seriusnya kami dalam belajar, waktu berlalu begitu cepat dan jam Pelajaran hamper selesai. Sebelum selesai, Ibu Guru menyimpulkan materi yang kami sudah pelajari kemudian memberikan tugas rumah yang harus kami selesaikan dan kumpulkan pada pertemuan yang berikut.
Setelah kami sudah menyelesaikan semua aktivitas belajar pada jam Pelajaran yang pertama, Ibu Guru mengatakan bahwa salah satu murid dari kelas kami sakit dan tidak masuk sekolah pada hari itu dan kami semua sebagai teman sekelas wajib mengunjungi teman kami yang sakit di rumahnya. Akan tetapi beberapa di antara kami mengajukan keberatan karena jarak rumah teman yang sakit lumayan jauh dari sekolah kami. Tetapi ibu guru mengatakan bahwa kami harus punya rasa empati kepada teman yang sakit yaitu dengan mengnjungi, memberikan semangat serta dukungan agar teman yang sakit cepat pulih dan masuk sekolha Kembali. Mendengar nasihat Ibu Guru maka kami semua yang hadir pada hari itu memutuskan untuk setelah jam pulang sekolah, kami semua akan berkunjung ke rumah teman yang sakit.
Pada pukul 13. 45, bel pulang dibunyikan, kami semua segera pulang menuju rumah teman yang sakit. Ada empat sepeda motor yang kami gunakan. Tetapi karena jumlah kami yang banyak, Sebagian dari kami memutuskan untuk berjalan kaki.
Setelah kurang lebih 1 jam perjalanan, kami tiba di rumah teman yang sakit. Kami masuk dan bertemu dengan teman yang sakit, memberikan dukungan, semangat serta doa dengan harapan Ia segera pulih dan masuk Kembali ke sekolah.
Setelah beberapa saat kami segera pamit pulang, karena waktu hampir menunjukan pukul 16.00.
Kami semua pulang menuju rumah kami masing-masing dengan berjalan kaki.
Demikian cerita singkat saya.
Terima kasih!
Merlin Ferisa Lenati

Mantap Merlin, tetap semangat dalam menulis 🥰🥰
Mantap. Terus ditingkatkan semangat untuk latihan menulis pasti kamu akan sukses kedepan. Perbiasakan untuk mengedit hasil tulisan sebelum di posting. Lanjutkan.
Mantap. Terus ditingkatkan semangat untuk latihan menulis pasti kamu akan sukses kedepan. Perbiasakan untuk mengedit hasil tulisan sebelum di posting. Lanjutkan.
Beri Komentar