Menjelang setahun menjabat sebagai Kepala SMAN 2 Kupang Tengah (Smandu Kuteng) di Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Erasmus F. Pallo bersama rekan-rekan gurunya dan pihak Komite Sekolah masih berkutat dengan sejumlah pekerjaan besar saat ini untuk mendukung kualitas penyelenggaraan sekolah.
Penataan lingkungan sekolah mulai dilakukan Erasmus bersama para guru dan siswa dengan menanam sejumlah tanaman. Puluhan tanaman naga sudah mulai hidup di halaman depan sekolah. Bibitnya dibawa oleh para siswa. Banyak anakan pepaya jenis california dan lombok sementara disemaikan, siap ditanam pada musim penghujan tahun ini. Sementara itu, sejumlah pohon angsana dan cemara india yang telah ditanam sejak Januari 2022 kini mulai tumbuh dengan baik.
Erasmus kepada media ini beberapa waktu lalu mengakui, dirinya bersama para guru baru mulai fokus untuk menghijaukan lingkungan sekolah karena pihak mereka baru selesai mengerjakan pagar untuk mengamankan lingkungan sekolah dari gangguan ternak peliharaan warga. Selama beberapa bulan terakhir ini para guru dan siswa memang bergotong royong untuk membuat pagar yang tiangnya menggunakan batang pohon hidup. Kini berbagai tanaman yang sudah mulai tumbuh di dalam halaman sekolah seluas sekira 2 hektar itu relatif aman dari gangguan ternak.
Erasmus juga sementara bekerjasama dengan pihak komite sekolah untuk menyelesaikan pengerjaan beberapa ruang kelas saat ini. Rangka atapnya sudah sementara dikerjakan. Sebenarnya beberapa ruangan yang dikerjakan bersama pihak komite sekolah itu sudah selesai diatap tahun lalu, dan mestinya sudah bisa digunakan saat ini, tetapi atapnya rusak saat badai siklon tropis seroja melanda NTT April 2021 lalu.
Saat ini ruang kelas yang tersedia hanya 7, sementara seluruh siswa di sekolahnya berada dalam 8 rombongan belajar (kelas). Akibatnya, selain kekurangan 1 ruang kelas, kegiatan ekstrakurikuler menenun yang sebelumnya sempat jalan dan sudah ada hasil tenunan siswa itu diberhentikan untuk sementara waktu. Erasmus menyampaikan, kegiatan menenun akan kembali dilanjutkan setelah beberapa ruang kelas yang sementara dikerjakan itu sudah bisa digunakan.
Selain menenun, pihak sekolah juga mendukung gugus depan Pramuka yang ada agar aktif berkegiatan. Saat ini, pihak sekolah juga sementara menggelar kegiatan ekstrakurikuler untuk olahraga beladiri karate. Para siswa yang suka olahraga beladiri kini berlatih secara rutin di lingkungan sekolah. Beberapa kegiatan olahraga dan seni musik juga dilaksanakan secara teratur.
Sekolah memang berusaha memberi ruang maksimal bagi para murid untuk mengekspresikan diri melalui keikutsertaan dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Sejauh ini, jelas Erasmus, pihak sekolah juga sering mengikutkan para siswanya dalam berbagai pertandingan dan lomba pada berbagai event.
Erasmus juga menjelaskan, meskipun para siswa difasilitasi untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler, dirinya bersama para guru juga berusaha agar penyelenggaraan pembejaran jadi tidak terhambat. Saat ini, kata Erasmus, selain berusaha agar pembelajaran berlangsung tertib, dirinya juga mendorong para guru untuk mengembangkan diri diantaranya dengan mengikuti seleksi Calon Guru Penggerak (CGP) sehingga bisa mengikuti program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) jika lulus.
“Ada 1 teman saya yang sudah lulus CGP angkatan 7. Saya terus motivasi teman-teman untuk ikut pada angkatan berikutnya.” kata Erasmus.

Hi, this is a comment.
To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
Commenter avatars come from Gravatar.
Accident Injury Attorneys: 11 Thing That You’re Failing
To Do Semi Truck Accident Attorney
Beri Komentar